Kisah Negara Minder dari Semarang

Di Semarang ada apaan sih? Gue seringkali dihadapkan pada pertanyaan ini, setiap kali gue bepergian ke ibukota Jawa Tengah itu. Bayangan udara lembab semenanjung berpadu dengan terik matahari menyapu gedung-gedung kuno yang mulai digeregoti tanaman liar, membuat setiap penanya, baik yang sudah pernah pergi maupun yang tidak, mengerenyit pesimis.   Petualangan, gue menjawab...
read more

8-seperti-orang-kaya

Pelacurisme

Akhir-akhir ini gue sering memikirkan hakikat sebagai seorang bitch, eh salah, maxudnya sebagai seorang wanita…lantaran ngebaca comment di blog salah seorang temen gue (cer..hehehe..) tentang masa depan perempuan. Jujur aja, gue rada shock ketika ngebaca pendapat radikal si pemberi comment, yang memperluas pengertian whore-a.k.a pelacur, atau juga kadang-kadang disebut bitch. Gue stuju ga stuju, lantaran kata bitch itu uda overused bgt, tapi sebenernya, bitch itu refer ke apa sih?

 
read more

30th March 2008 | 1:50 am |

4

Respon

I love you, Om!

Umurnya 17, tapi pacarnya 27, seorang eksekutif muda di perusahaan multinasional yang kemana2 selalu pakai kemeja. Mince (jelas bukan nama sebenernya), memang terlihat lebi dewasa dari usia sebenernya. Badannya semok nan semampai dan profesinya sebagai part time model memang mengharuskannya memakai make up penua wajah. Terlebih lg pergaulannya dengan org2 macam gue yg lebi tua 5 taun dari die, pengaruh asap rokok, asap dari smoking gun Zouk dan alcohol. Wajar saja jika Mince gak doyan sama laki2 seusianya.

Mince nampaknya tidak sendirian. Coba aja pasang mata lebar2 di mall2, di restoran cepat saji dan dipintu SMA selepas magrib. Pasangan cewe ABG berbadan matang dan esmod berdasi bisa di-spot dengan mudah.

 
read more

27th March 2008 | 7:16 am |

7

Respon

The Goddes’ reply

Sial, sial, sialbanget.Entahkenapa, guebgitutercengangdengannovel the Bondmaid, yang barusangue reviewdenganhubungannyadengan wanita2 modern super mandiri yang bersediadigantungdandiselingkuhi. Gue masihgregetanajasama sang Heroine, Han si pembantucantik. Kenapasih ada wanita se-pintaritu, se-berbakatitu, tetepmaunungguin pria yang bahkanbukanpacarnya ? Kenapasih dia gakmemberontakketika pria itumenolak dia habis2an, lalumerayu, lalumemperkosa, lalumenolak dia lagi ? Bahkanketika dia mati gara2 sang pria dan jadidewi, dia tetaptidakpernahmarahpadakekasihnya. Boleh2nya sang pria jadipenjagakuil si dewi, huh, ga pantes!
Dan ditengahkegregetanitu, guemembayangkan reply yang seharusnyadiucapkanketikadiasudahmenjadidewi, ….Seandainya sang dewibisacurhattentangperasaannyaketikaingattentangkematiannya. masihdengangayabahasa sang novelis….

 
read more

16th March 2008 | 9:12 am |

one

Respon

The Bondmaid

Kategori: Buku
Jenis Sastra & Fiksi
Penulis: Catherine Lim

Buku ini termasuk sebuah golongan khusus yang gue sebut “Hopeless Romance”, satu genre dengan The Leap Year (film tentang sepasang kekasih yang Cuma bisa bersua empat tahun sekali), Raumanen (novel indo tentang pasangan batak-manado yang berakhir tragis ketika si perempuan hamil dan meninggal sedangkan prianya jadi mandul dan ga bisa memberi penerus marga), Maria Cinta yang Hilang (telenovela tentang wanita miskin tak berkelas jatuh cinta dengan si kaya yang tampan) atau Romeo and Juliet yang sudah jadi inspirasi berjuta2 Hopeless Romance yang lain.

 
read more

16th March 2008 | 8:59 am |

2

Respon

Fire

My sister returned back from Indon today. The first thing she did once she reached home was complaining about the road congestion near the airport. The road just never got repaired after some damage by a fire incident few months ago.

Her complain brought me back to that moment, when the accident happened. I was there, passing the location, in a highly populated area in Chinatown. The blaze was visible from quarter kilometers away from where the fire began. The smoke raised high, blackened the Jakarta sky which has been polluted from God knows what. Damage was uncountable. Thousands of people lost their place of living, their place of work, their most precious treasure. Half of them or more might not be able to return to their normal state of living. Half of them or more might even not able to return their normal state of mentality due to unbearable stress.

 
read more

13th March 2008 | 4:18 pm |

no

Respon
next