Sebuah Perasaan Irasional Bernama Nasionalisme

“Kalau dulu kita yang menyeberang ke Timor Leste untuk foto-foto, sekarang gantian, mereka yang menyeberang kemari, lebih bagus di sini sih!” ujar seorang warga Atambua sambil tersenyum bangga, memamerkan sederet gigi putih khas senyum di pulau itu.   Pos perbatasan Timor Leste- Indonesia di Atambua itu memang mentereng. Bangunan masih berbau cat macam sofa yang belum dibuka pastik ...
read more

d-mallyangngehits

Temen Makan Temen Makan Temen Makan….

A temen deketnya B. C teman dekat saya. A dekat sama saya. B berpacaran dengan C.A dan saya tidak cocok.B dan C putus. A sekarang dekat sama C.

Bingung kan?

Kerumitan hubungan pertalian persahabatan dan perkasihan yang berlangsung diantara kami berempat memang sedikit tinggi tingkatannya dibandingkan kerumitan soal matematika aljabar turunan 10 dalam final kompetisi matematika tingkat provinsi tahun 2002.Jika soal yang menggagalkan cita2 gue punya piala tersebut punya jalan penyelesaian yg jelas, berstruktur dan objektif; tidak demikian dengan kisruh soal ABC dan saya.
read more

17th April 2008 | 2:58 am |

20

Respon

Maafkan Saya Dian Sastro…

Sejak Dian Sastro mampir ke salah satu postingan saya, readership rate saya meningkat secara tajam. Dan hal tentunya membuat saya sangat senang dan bersyukur, karena seorang artis kenamaan sudi mampir ke blog rakyat jelata seperti saya. Lebih girang lagi ketika blog yang tujuan utamanya adalah mencegah saya gila karena ngomong sendiri, justru menarik orang lain untuk gila bersama saya.
read more

17th April 2008 | 2:38 am |

46

Respon

Daoen Moeda

Pengalaman pertama gue dengan daun muda adalah ketika gue kelas 3 SMP. Gue jadi coordinator pensi SMP gue dan membuat gue harus berinteraksi dengan artis muda Derby Romero, yang waktu itu masi kelas 5 SD. Sekali lirik gue dan cewe-cewe di tim gue langsung bisa menangkap bibit-bibit kegantengan si actor Petualangan Sherina itu. Bulu matanya panjang dan matanya gede jernih, langsung bikin gadis-gadis muda itu jatuh hati. Apalagi Derby sama sekali ga canggung bergaul sama kita2 yang 5 tahun lebih tua. Dengan nyanteinya dia bakal becanda, atau melonjak ke pangkuan kita, tanpa menyadari apa yang sedang kami pikirkan…
read more

8th April 2008 | 3:45 am |

25

Respon

Metode Pengawetan Masakan Padang

Ini merupakan sebuah cara inovatif untuk mengobati rasa rindu terhadap masakan khas Indo yang kadang sulit ditemui di luar negeri. Juga merupakan cara penghematan yang sangat efisien terutama untuk anak kost yang hidup dalam budget terbatas. Disebut metode pengawetan masakan padang, metode ini sebenernya sangat sederhana dan sangat mungkin tidak orginal. Tetapi sering diragukan keawetannya dan efektivitasnya.Percayalah, jangan ragu lagi! Metode ini telah teruji secara klinis dan telah disetujui badan imigrasi di Indo dan di Singapura.
read more

5th April 2008 | 11:40 am |

18

Respon

Empat Sifat Anak Perawan

Berawal dari omelan emak gue atas ketidakmampuan gue menahan godaan tidur..dilanjutkan dengan sifat2 gue yang kata ibu tercinta tidak menuruti harapan masyarakat akan seorang wanita muda…gue mengumpulkan 4 sifat anak perawan yang menurut gue harus diluruskan dan dibenarkan.

1. Anak perawan bangunnya pagi
“Anak perawan jam segini baru bangun…gimana bisa dapet rejeki?!” begitu komentar nyokap gue, klo gue dengan apatisnya menarik selimut gue sampai sebatas alis, berusaha mengabaikan lampu kamar yang sengaja dihidupkan dan sinar matahari yang secara ga sopannya menerobos jendela gue. Adalah suatu misconception klo disebut anak perawan itu harus bangun pagi. Justru karena gue perawan gue punya hak buat bangun siang! Coba klo gue dah kawin, gue bakal harus bangun pagi 7x seminggu untuk nyiapain sarapan buat suami, mandiin anak2, terus mandiin kebo klo gue kerja di sawah. Justru kesempatan emas buat kita yang belum terbebani kerja rumah tangga untuk sesekali menikmati hiburan murah meriah, sehat dan tidak menyusahkan; tidur!

2. Anak perawan kamarnya rapi
Naa..klo ini sering kedenger, bukan hanya dari nyokap gue, tapi juga dari temen2 cowo gue. “Bused dah, anak perawan kamarnya kayak kapal pecah, gimana bisa dapet jodoh???” Sungguh suatu pernyataan yang sexist menurut gw. Anak perjaka kamarnya secara umum lebih berantakan dari kamar anak perawan, tapi gak pernah tuh dicela2, apalagi disumpahin ga laku seumur hidup. Seolah2 anak perempuan itu harus rapi…bersih..ayu…senantiasa, supaya nanti kalau dah nikah bisa mengurus rumah dengan baik. Lha klo uda kayak gitu, dapet jodoh brantakan ancur2an, gue juga yang harus rapiin gitu? Nyari istri apa pembantu?!

3. Anak perawan bicaranya halus
Bukan salah gue klo gue cablak, see from the bright side, mungkin tanda2 kecerdasan linguistic. Tapi sering gue diprotes, “hush…anak perawan ngomongnya kenceng banget…ga sopan!” Apa hubungannya keperawanan sama pita suaraaaa??? Itu hubungannya sama turunan gitu. Klo nyokap gue pita suaranya ga kualitas nomer satu gitu kan, gue juga bakal alus2 dan ngomong pake kromo inggil (bener ga nulisnya?). Dan emang klo gue dah ga perawan, suara gue bisa berubah gitu? Klo udah nyebut2 turunan Betawi yang terkenal lenongnya, nyokap gue yang berbalik sewot, ga ada hubungannya gen sama cara ketawa! Rasis kamu! Yap mam! Emang kagak ada hubungannya, apalagi sama keperawanan!

4. Anak perawan jalannya rapet
Kalau gue tidak mewarisi bentuk kaki bapak gue yang emang bukan idaman stiap wanita, gue yakin jalan gue ga bakal ngegang. Dan kalau gue tidak dianggep anak laki pas TK, gue yakin gue akan sedikit lebih feminim. Tapi tanpa menyadari latar belakang dan kondisi fisik gue, tetep loh sejak kelas 5 SD gue disuru ‘benerin jalan’. “Jalan yang rapet kenapa si? Kayak abis diperawanin aja…” Ini menurut gue adalah pembodohan masyarakat! Menurut pendidikan seks yang gue dapet pas gue SMP, kita tidak bisa menentukan seseorang perawan atau tidak, tanpa melalui uji tes x-ray atau USG, apalagi hanya melalui cara jalan. Cara jalan yang tidak benar yang kadang tampak setelah hubungan sex muncul karena nyeri yang disebabkan kurangnya cairan sendi pada tulang selangkangan. Hal ini disebabkan karena keletihan atau hubungan sex pada organ yang masih premature, misalnya terjadi pada kasus pemerkosaan dan hubungan sex usia dini. Jadi secara biologis, ga ada tuh aturannya anak perawan jalannya beda!

Kadang2, pas gue lagi tinggal sama nyokap (pas di Jakarta), timbul rasa kesal yang bukan main apalagi kalau lagi enak2nya ngelepus. Dan itu akan memicu keberanian dan kekurangajaran gue, “Emang masi perawan?”

BIasanya nyokap gue bakal terdiam melongo ga bisa ngebales. Terus tangannya terangkat ke atas…dengan telapak tangan membentuk sudut 45 derajat ke arah pipi gue…Dan melihat situasi ga enak ini, gue bakal segera menarik ucapan gue, “BECANDA MAK! BECANDA! BENER DAH BECANDA! SUMPAH!” lalu gue bakal lompat dari tempat tidur dan dengan kaki rapat membereskan kamar gue, semua dengan suara diperhalus. Ahh..gue tetep harus mengikuti aturan anak perawan….

Renungan: sifat anak perawan apalagikah yang ada dalam masyarakat?

4th April 2008 | 4:07 am |

73

Respon
next
next