Kisah Negara Minder dari Semarang

Di Semarang ada apaan sih? Gue seringkali dihadapkan pada pertanyaan ini, setiap kali gue bepergian ke ibukota Jawa Tengah itu. Bayangan udara lembab semenanjung berpadu dengan terik matahari menyapu gedung-gedung kuno yang mulai digeregoti tanaman liar, membuat setiap penanya, baik yang sudah pernah pergi maupun yang tidak, mengerenyit pesimis.   Petualangan, gue menjawab...
read more

8-seperti-orang-kaya

Ga Bisa apa… Ga Mau?

“Gy, masa kemaren gue nelpon die lagi, bego ya?”

“uh uh? Buat apaan?”

“Ga ada, Cuma buat denger suaranya aja…Ga banget ya gue”

“Iya”

“Abis gimana dong, Gy, gue kaya GA BISA ngelupain dia gitu…Gimana dong biar gue BISA berhenti ngehubungin dia?”

Gue terdiam sejenak, berpikir, lalu..

“Handphone loe sini..”
read more

26th August 2008 | 10:54 am |

no

Respon

Pelacur juga manusia

Suatu siang di kantin, gue dan dua teman gue Mas W dan *v*n mendiskusikan pekerjaan impian. Menurut *v*n yang sarjana elektro, pekerjaan yang paling ideal itu adalah di kilang minyak, bergaji 4500USD perbulan bersih karena rumah ditanggung. Menurut Mas W, itu kurang ideal karena kerjanya di ujung dunia. Kalau di Consultant, kerjanya cuma ngomong basa-basi dapet ribuan dollar dan tinggal di tengah kota. Menurut gue, itu tetap ga seideal kerja jadi model sekali jepret 1000dolar, ga perlu kerja tiap hari, juga tinggal di ibukota. Tapi kata *v*n, jadi model ordernya tak tentu.
read more

12th August 2008 | 6:24 am |

no

Respon

Interview with the Playboys

Sebut dia Prince Charming (PC). Gue pertama kali berkenalan dengannya di sebuah club malam dan kami berdua tidak tertarik untuk memperpanjang perkenalan singkat kami lebih dari satu malam. Sejujurnya, gue bahkan sudah melupakan PC sama skali ketika gue membuka mata esok harinya.
read more

5th August 2008 | 1:06 am |

no

Respon