China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

13-bangunan-roma

GOSIP ITU DOSA: gosip apa fakta?

Setiap tahunnya menjelang masa natal, sebagai anak bapak yang baik, gue akan mendatangi Gereja, berlutut, berefleksi, dan mengakui dosa-dosa gue dihadapan Pastor.

Setiap tahunnya menjelang masa natal sejak pubertas, gue akan menyatakan:

Saya berdosa, dalam pikiran dan perkataan, dalam perbuatan dan kelalaian, khususnya bahwa saya telah: Berbohong pada orang tua (Alhamdullilah bagian ini sudah hilang tahun ini), bergosip, membicarakan kejelekkan orang lain, suka mencela dan menyakiti orang lain dengan ucapan saya….
read more

23rd December 2008 | 1:54 am |

no

Respon

A Birthday Utopia

Jarum jam digital bergerak sedikit. 15 Desember 2008, 00:01. Dan sebuah ulang tahun berakhir. Si gadis ulang tahun yang sekarang sudah tidak ulang tahun lagi itu duduk sambil melongo dengan perasaan dikhianati. Gue merasa dicurangi alam.

Tanggal 14 Desember 2008 itu sudah gue nantikan sejak tanggal 14 Desember 2007. Setahun penuh gue menyusun dan mengkhayalkan bagaimana hari itu harus dilewati.  Lalu tanggal tersebut datang tanpa bisa dicegah, lalu lewat dalam sekejap. Apakah waktu tidak memperhitungkan penantianku selama 365 hari? Tega-teganya ia  berlalu begitu saja. Istimewapun tidak.
read more

15th December 2008 | 11:50 am |

no

Respon

the ONE

Mungkin mantra kejombloan gue sudah kurang ampuh. Semakin banyak sahabat dan handai taulan yang menemukan belahan hatinya. Seperti hari ini, gue terlibat dalam percakapan macam ini:

Orang Lain: Ehh, loe tau ga, si itu udah punya pacar lho sekarang! Si dia juga awet banget, uda 4 tahun pacaran!”

Margie (didorong rasa penasaran dan setengah sirik): Oh ya, masa si? Pengen tahu, coba sini kasi liat pacarnya kaya apa!

Kami mengendap-endap mencuri pandang ke pasangan yang dimaksud

Orang Lain: Tuu..gy! dia aja laku! Masa loe kalah sih?

Margie (sewot, sombong): Halah! Kalau cuma yang kaya gitu sih, SEPULUH gue bisa dapet!
read more

3rd December 2008 | 10:07 am |

one

Respon