Sebuah Perasaan Irasional Bernama Nasionalisme

“Kalau dulu kita yang menyeberang ke Timor Leste untuk foto-foto, sekarang gantian, mereka yang menyeberang kemari, lebih bagus di sini sih!” ujar seorang warga Atambua sambil tersenyum bangga, memamerkan sederet gigi putih khas senyum di pulau itu.   Pos perbatasan Timor Leste- Indonesia di Atambua itu memang mentereng. Bangunan masih berbau cat macam sofa yang belum dibuka pastik ...
read more

3-the-monaco

The Brown Bag Gift

Peringatan: Posting di bawah ini mengandung unsur pamer, norak, kampungan yang mungkin memuakkan. Tapi maklumlah! Gue baru  ulang tahun!

 

Tiga hari setelah masuk kuliah di NTU, rekan berbagi kamar di asrama, Jeng Ti melaporkan pengamatannya terhadap pria kampus, “Margie, you want a Louis Vuitton for your birthday, don’t you? Deketin si Abang XYZ! Dia kayaknya tipe cowo yang suatu hari bakal bisa beliin loe LV.”

 

Ya, kami, peraih pendidikan dengan subsidi pemerintah 70%, penerima Singapore Permanent Residency invitation di hari kelulusan, dan penjunjung emansipasi wanita, pun besar dengan dongeng Cinderella. Memimpikan menikah dengan  ban pinggang emas ala Dian Sastro, atau berbulan madu dengan jet pribadi macamnya Nia Ramadhani.

read more

19th December 2010 | 1:36 am |

21

Respon