Kisah Negara Minder dari Semarang

Di Semarang ada apaan sih? Gue seringkali dihadapkan pada pertanyaan ini, setiap kali gue bepergian ke ibukota Jawa Tengah itu. Bayangan udara lembab semenanjung berpadu dengan terik matahari menyapu gedung-gedung kuno yang mulai digeregoti tanaman liar, membuat setiap penanya, baik yang sudah pernah pergi maupun yang tidak, mengerenyit pesimis.   Petualangan, gue menjawab...
read more

4-thevocalist

The Brown Bag Gift

Peringatan: Posting di bawah ini mengandung unsur pamer, norak, kampungan yang mungkin memuakkan. Tapi maklumlah! Gue baru  ulang tahun!

 

Tiga hari setelah masuk kuliah di NTU, rekan berbagi kamar di asrama, Jeng Ti melaporkan pengamatannya terhadap pria kampus, “Margie, you want a Louis Vuitton for your birthday, don’t you? Deketin si Abang XYZ! Dia kayaknya tipe cowo yang suatu hari bakal bisa beliin loe LV.”

 

Ya, kami, peraih pendidikan dengan subsidi pemerintah 70%, penerima Singapore Permanent Residency invitation di hari kelulusan, dan penjunjung emansipasi wanita, pun besar dengan dongeng Cinderella. Memimpikan menikah dengan  ban pinggang emas ala Dian Sastro, atau berbulan madu dengan jet pribadi macamnya Nia Ramadhani.

read more

19th December 2010 | 1:36 am |

21

Respon