China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

4-rambutan-jerman

excuse-moi

excuse-moi, published by penerbit buku kompas, a subsidiary of PT kompas gramedia, released January 2011. Excuse-Moi is part of Margarita’s chat series, which talks about racial difference from a perspective of a Chinese-Indonesian living in different cultures.

18th January 2011 | 4:24 pm |

no

Respon

Teman satu dekade: Renungan hangover di Kaliage

Gue berkhianat. Setelah selalu menghabiskan susah dan duka dalam tahun baru bersama teman-teman yang sama, dan mengklaimnya sebagai PALING BERMAKNA, pada 2011, gue membelot. Gue tergiur tawaran paket murah tidur di bungalow mewah di tengah private island yang berpasir putih dan berlaut biru, plus pergi naik yacht.

 

Gue memilih bertahun baru di Pulau Kaliage bersama sekelompok kenalan yang terbentuk berdasarkan prinsip multi-level marketing, semakin banyak mengajak orang, semakin murah harga paket, dan semakin untung bagi anggota.

read more

14th January 2011 | 11:20 am |

4

Respon