Resolusi-oner

Sudah menikah, sudah punya perusahaan sendiri, sudah pernah keliling Eropa. Hmm.. Ok, semua resolusi sudah tercapai. Demikian si kakak bergumam, sambil meniup lilin ultahnya yang ke-30. Ia lalu melirik pada si bungsu yang senyum sumringah tepuk tangan sambil nyanyi TIIIUPP LILINNYAA…, ‘kamu punya resolusi apa?’   Nyanyian konyol si bungsu seketika mengecil. Saat itu ia baru...
read more

broken-lamp

When Motherhood (hasn’t) Called

Raumanen tersenyum haru melihat bayi perempuannya.  Matanya berbinar-binar cerdas. Dibalut baju serba pink, bayi itu mulai mengucap-ucap, ma..ma..ma…ma… Raumanen dengan bangga memamerkan putri kecilnya pada semua orang. “Say something,” ujarnya, agar si anak mulai mengeluarkan gumaman-gumaman ala bayi.

 

Sekelilingnya tersenyum melihat bayi cantik itu. Entah berapa lama waktu berlalu. Tiba-tiba Raumanen panik, Tangannya pegal dan mulai bosan. Bayi yang terlihat rapuh itu menggeliat-geliat, sejuta hal bisa terjadi padanya, dan ia terperangkap dengannya! MAMIIIII MANAAAA…. Ia tiba-tiba menangis seperti bayinya.

read more

19th March 2011 | 12:12 pm |

16

Respon