China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

pettybeach

Life Ends at 90s

Yang kurang, mungkin hanya lagu New Kids on the Block, gue berpikir saat membuka jendela mobil lebar-lebar mengharapkan udara segar pegunungan, meski hidung langsung tersumbat asap knalpot angkot di hadapan.

Berbekal alasan mengejar MoU dan bermaksud mengajak kerja sama blogger yang ‘sayangnya’ bermarkas di Cisarua, gue dan seorang teammate berhasil piknik ke Puncak memanfaatkan mobil kantor dan jam kerja di Jumat yang indah. Tentu saja, ini jadi piknik yang sangat berarti bagi kami berdua, apalagi ditambah semangat nostalgia.

read more

12th December 2011 | 7:00 am |

7

Respon

Gawat-Darurat

Nit..nit…nit…nit… Suara alat deteksi jantung dari pasien di sebelah gue itu terdengar nyaring di telinga. Nit…nit…nit….NITNITNITNITNITNITNITNITNIT… Ada yang nggak beres nih, aduh, kok bunyinya kedengerannya nggak sehat sih? Suster…Suster…

read more

4th December 2011 | 10:28 am |

14

Respon