China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

19-il-colloseo

Margie Decides to Live

So here we go again, me, in another life-threatening illness
Big surprise.

Mereka yang ada dalam hidupku selama minimal satu dekade kehidupanku tentu tahu betapa seringnya gue sakit. Mulai dari sinusitis pilek menahun, flu tiga bulan sekali disertai batuk berdahak, hingga muntaber sebulan, sakit liver, tifus, demam berdarah, campak, ginjal, dan menambah koleksi terakhir, usus buntu. read more

24th March 2013 | 12:39 pm |

7

Respon