China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

18-keraton

Generasi Stoberi

Overheard di toilet sebuah kafe yang maha hietz di Plaza Senayan

“Hei, kamu sekarang udah di Jakarta?” Seorang gadis bertanya pada seorang temannya dengan aksen Cyncya Laura.

“Iya, tapi aku lebih banyak di daerah Jakarta Barat, aku kerja…” ujarnya, seolah Jakarta Barat bukan bagian dari Jakarta.
read more

3rd August 2013 | 1:42 pm |

4

Respon