Waktunya Hamil, Girls!

“Keluhannya apa, Mbak?” tanya Pak Dokter simpatik pada Jeung Wi, seorang teman. “Mual-mual, sama kadang muntah Dok,” jawab Jeung Wi “Ohh.. kita tes kehamilan ya?” Pak Dokter menawarakan. “Nggak usah Dok, saya nggak hamil kok,” jawab Jeung Wi yakin. “Ahh, nggak apa-apa, sudah umurnya kok,” Pak Dokter meyakinkan. “Ya tapi saya nggak mungkin hamil, Dok!...
read more

15-gereja-juga

Can a Woman Stand a One-Night-Stand?

“It was just for fun.” Demikian cetus Ibu Peri, suatu hari tanpa hujan dan mendung, bertekad menghabiskan satu akhir pekan yang random bersama pria yang baru dikenalnya. Yeah, right, demikian kami menanggapi hari itu.

Sebenarnya, bukan kopdar yang ‘fishy’ itu yang membuat kami nyinyir. After all, ini kota Jakarta, kota metropolis yang termakan westernisasi. Gue sering mendengar ‘Liburan bareng’ lawan jenis sebagai cerita akhir pekan yang wajar. Dari yang gue lihat, 3 dari 5 pasangan yang gue kenal kini tinggal bareng.

Jamak, dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Toh, perempuan punya kebutuhan yang sama dengan laki-laki. Dan nggak ada yang kaget kalau ada lelaki yang langganan Alexis. Apa bedanya kalau sekarang perempuanlah yang perlu melampiaskan kebutuhan biologis?
read more

18th March 2014 | 6:42 pm |

12

Respon