China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

40-menuju-kapel-sistina

Petualangan Mamih di Negeri Doremon


 I’m 28-year-old and I travel with parents.

 

Gue sering menerima pandangan heran saat turis Margie, terlalu tua sebagai anak sekolahan, check in di kamar tripple room bersama sepasang kakek-nenek berusia 60an saat di Jepang kemarin. Bepergian dengan orang tua, sepertinya lebih diwajarkan sampai usia SMA saja.

 

Sebagian besar perempuan di usia gue memang sedang sibuk merencanakan liburan bersama suami atau honeymoon. Sebagian lagi yang pecinta kebebasan akan backpacking sendirian atau bersama sekelompok teman. Sebagian bahkan mungkin sedang sibuk menulis tentang tips bepergian dengan anak.

 

Tentu saja kalau ada kesempatannya gue lebih memilih menulis pengalaman yang sedemikian. Tapi bagi gue, berwisata bersama kedua orang tua gue semacam perjalanan mencari jati diri.
read more

25th August 2014 | 4:56 pm |

9

Respon