China Renaissance

Gue melenggang di trotoar selebar lima meter, sambil menikmati sate ampela ayam bumbu pedes sepanjang 30 cm seharga 10 ribu Rupiah. Di kiri dan kanan, berjejer gedung-gedung pencakar langit berisi hotel mewah, pusat perbelanjaan dan perkantoran. Sepeda mengantri sabar di jalur khusus sepeda. Sedangkan Bentley, Jaguar bergaul dengan Wuling berhenti tertib di zebra cross ketika gue menyeber...
read more

1-senja-di-samalona_0

Dendam Nyi Blorong

Ketika pastor menyatakan bahwa penangkal paling mujarab dari segala kutukan gantung jodoh, santet, sihir dari tiga arah mata angin adalah memaafkan dan tidak dendam akan orang yang mengawali segitiga setan ini, gue langsung memutuskan: gue mau cari dukun aja.

read more

9th April 2015 | 5:03 am |

5

Respon