Matchmaking Contest

“Gy, kasi ide dong! Ini gue lagi ketemuan ama cowo yang dijodohin, garing banget! Mana gue cuma makan bakmi bayar sendiri terus mau nonton masih lama die maunya nunggu di tukang bakmi aje!”   “Dih, loe apaan sih, uda pegi aja lah, bilang loe lupa mau ke gereja!” “Yee mana bisa! Jelas-jelas tadi dia jemput gue di Gereja!” “Ya udah bilang kek, rumah loe korslet, tadi lup...
read more

41-20-menit-menuju-istana-utama

In Search for That True Love

It’s a perfect proposal. Yang laki-laki, seorang pengusaha muda berwajah tampan yang tidak punya orientasi terhadap lawan jenis. Yang perempuan, wanita karir menjelang usia 30 dengan karir gemilang yang sudah dikejar deadline menikah.

 

Dengan menikahi yang laki-laki, yang perempuan akan terbebas dari pertanyaan yang ganggu setiap kumpul keluarga tanpa harus mengorbankan karirnya. Ia juga akan dapat mempertahankan gengsi di foto alumni bersama suami tampan. Belum lagi 50% harta kekayaan akan bertambah.

 

Setelah menikah, we’ll go separate ways, saran yang laki-laki. Yang perempuan tetap bebas mencari cinta (atau cinta-cinta) sejatinya.

 

Perfect, rite? Tapi Tince, yang perempuan, ternyata menolak lamaran ini.

read more

24th February 2016 | 6:29 am |

2

Respon

Chiong! Main-main sama Ramalan

Seorang teman sedang gundah gulana. Pasalnya, menurut ramalan ahli nujum kepercayaannya, ia akan bercerai dengan istrinya dua tahun dari sekarang.

 

“Ya elah bro yang kayak gitu dibeli, ramalan mah dengerin yang bagus-bagus aja!” Gue merespon santai. Namun sang teman lebih percaya sama ahli ramal daripada sama gue. Alih-alih, ia malah meminta sang peramal ‘membaca’ gue.

 

“BRO! KAGAK USAH BACA-BACA GUE! UDE! GUE KAGAK PENGEN TAU GUE KAPAN KAWIN SAMA SIAPA DI MANA!” Gue langsung menolak tegas. Bukan karena sekadar ramalan si ahli fengshui ini suka jelek, melainkan karena mahal.

 

Gue takut ketagihan dan terus terbelit hutang mencari primbon. Gue tahu betul nikmatnya godaan mengetahui lebih dari apa yang masa kini sudah tunjukkan.

read more

16th February 2016 | 3:13 pm |

one

Respon