Matchmaking Contest

“Gy, kasi ide dong! Ini gue lagi ketemuan ama cowo yang dijodohin, garing banget! Mana gue cuma makan bakmi bayar sendiri terus mau nonton masih lama die maunya nunggu di tukang bakmi aje!”   “Dih, loe apaan sih, uda pegi aja lah, bilang loe lupa mau ke gereja!” “Yee mana bisa! Jelas-jelas tadi dia jemput gue di Gereja!” “Ya udah bilang kek, rumah loe korslet, tadi lup...
read more

i-was-there-when-she-was-formed

Move on ke Putaran Kedua Pilgub

Saya mau nulis serius. Iya tahu, saya jarang nulis politik, apalagi yang serius-serius. Habisnya baru kali ini jagoan saya gagal. Belum kalah sih, tapi kita semua tahu ramalannya gimana kalau pilgub jadi dua putaran. Terbukti ketika Antasari buka mulut, suara paslon 1 turun, tapi pindahnya ke paslon 3. Kebayang kan putaran dua kayak apa?

 

Tadinya saya mau misuh-misuh pedes kayak perempuan baru diputusin. Tapi nanti blog ini hanya akan jadi rangkuman dari rentetan keluh kesah ribuan chat di 10 whatsapp group saya. Let me do what I can do best: MOVE ON. Ini yang menurut saya sebagai pendukung Badja, jadi langkah move on ke putaran ke dua!

read more

15th February 2017 | 4:53 pm |

4

Respon

Yang Lebih Menakutkan daripada Kampanye Pilgub…

2014. Seperti manusia lainnya, saya juga pernah buat salah.. salah pilih pacar di masa lampau. Dan saya terjebak dengan seorang mantan pacar yang hobi banget kampanye buat Bapak yang ‘ono’.

 

Whatsapp saya habis dibombardir oleh berita tentang paslon nomor sekian. Nggak ditanggapi, dikirim via FB messenger. Kalau nggak dibaca, dikirim via SMS. Nggak diwaro juga, saya dicurigai gagal move-on, pasti masih sakit hati karena diputusin.

 

Karena hayati lelah , saya jawab aja bahwa saya memang sudah berubah, jadi pilih paslon sesuai pilihannya beliau. Dalam pikiran saya yang dangkal, tentu dengan berhasilnya kampanye yang dilakukan, ia jadi bisa pindah berfokus pada target-target lain.

 

Taktik saya berhasil sementara. Ia kelihatannya senang dengan jawaban saya dan teror berita oborkompor itu berakhir. Saya bisa tidur tenang selama.. 1 malam.

 

Ya, hanya satu malam saja. Karena malam berikutnya, tepat pukul satu pagi, saya kembali dibombardir dengan kampanye, tapi kali ini bukan tentang mengganti calon presiden, tapi tentang.. mengganti agama.

read more

11th February 2017 | 7:11 pm |

no

Respon