“Nggak dapet minuman gratis lagi, Gy?” demikian seorang kenalan lama bertanya dalam sebuah acara dugem bersama saat gue mengajukan diri membeli minuman sendiri.
“Nggak, auranya udah abis dipake di masa lalu, musti totok lagi dulu,” gue menjawab cengegesan.
Dan dengan pertanyaan tersebut, seperti pada perempuan paruh baya, acara dugem serta kepulangannya menjadi awal sebuah permenungan.