Pelarianmu, Kepribadianmu

Akhir-akhir ini terjadi peningkatan angka kejombloan di sekitar gue. Mungkin hawa berat jodoh yang gue bawa, serta gaya sok-sok asik single, telah menyebar kepada teman-teman gue. Hal ini tentunya gue sambut dengan gembira, karena team malem mingguan basi tambah besar. Tetapi ga semua orang menerimanya seperti gue, terlebih yang baru putus itu. Sebaliknya, mereka malah menjadi sedih dan frustasi dan melampiaskannya dengan berbagai macam cara, sesuai kepribadian masing-masing. Selain itu, mereka juga memilih lagu patah hati yang sesuai dengan frustasi mereka. Berdasarkan pengamatan, kira-kira ada 3 kategori patah hati yang mengacu pada karakter:

Belajarlah dari Kawinan

Ada satu acara yang banyak menginspirasikan orang-orang untuk merenung, berefleksi dan belajar dari pengalaman. Setelah pulang dari acara ini, banyak orang yang jadi terinspirasi untuk menulis blog, baik tentang perasaan cemas tentang tidak kunjung turut mengadakan acara ini, perasaan kesal karena sering ditanya kapan akan menyelenggarakan acara sendiri, hingga merutuki buruknya acara yang baru dihadiri. Acara ini dinamai: KONDANGAN.

Antara Aku dan TKW

Apa yang membedakan gue dengan perempuan di sebelahku? Sama-sama mengadu nasib di negri tetangga. Sama-sama pernah diterima di perguruan tinggi negeri namun tidak jadi bersekolah disana. Sama-sama pengangguran dan pusing nyari kerja. Kulit sama-sama putih, dengan baju ukuran S. Sama-sama pintar ngeles, suka ngomong dan punya rasa ingin tahu yang tinggi terhadap tetangga. Sama-sama naik budget airlines.

in NTU, everyday is a celebration

Prolog: Empat tahun lalu, aku menjejakkan kaki di NTU dengan dihantui kisah-kisah horor. Ada mahasiswa yang bunuh diri karena setres. Ada mahasiswa pshyco karena sangking pintarnya. Ada yang jadi kelainan, ga kenal orang akibat depresi. Menimbang kepintaranku biasa aja, jelas aku cemas akan berakhir menjadi salah satu dari ketiga kategori ini.
Tapi empat tahun sudah, dan aku masih belum gila (meski sejak kapan orang gila ngaku gila?). Dan adik-adikku akan mulai memasuki tahun freshmen di NTU. Hendaknya kuberi tips-tips. Karena jika anda mau, bahkan di NTU, everyday is a celebration.

Having Sex with the Journalists

Seandainya Sarah Jessica Parker masih nulis di Sex and The City, mungkin Having Sex with Journalists bisa jadi topic berikutnya. Dulu pernah ada episode tentang Having Sex with Models, dimana kisah beauty vs brain diangkat lagi. Tapi melihat kecenderungan akhir-akhir ini, nampaknya trend gaya hidup masa kini sedang condong ke arah wanita yang tidak hanya seksi, tetapi juga powerful, pintar, berbakat, macamnya wanita karier ala Cameron Diaz, agen rahasia ala Angelina Jolie…Dan wartawati, wanita yang asumsinya berpengetahuan luas, berjiwa petualang, tentunya sangat menggiurkan, apalagi kalau belekan roknya sepantat!

Thank you

This is going to be my shortest post…

Just wanna say that I had fun last night (or was it this morning? Or yesterday morning?)
It is my pleasure in live to get to know you.
For once my life is not about chasing dreams or escaping the past
But to stop in a halt and to savour each moment of us.
And bringing out yours truly the way she is
To be happy in the simplest way;
Through a dice through a laugh through a love
Please stop worrying about morning
For it is going to be a glory for us
And in these phrases I write I just want to say
I treasure you

cheers for our friendship!

Negara Maju Tidak Butuh Tuhan

Sebagai bagian dari Bulan Kunjungan Mantan Pacar kemarin, salah seorang mantan HTS, pria berkebangsaan Belanda didatangkan langsung dari Negara asalnya. Setelah pulang seenaknya tanpa bilang “yuk, dadah, babay”, meski salah gue juga, dia muncul kembali di depan pintu, berharap gue masih berdiri di tempat yang sama seperti ketika ditinggalkan. Bahkan cara PDKT pun tidak berubah, dengan slogan, gue seiman loh..gue seiman loh..gue seiman loh….

Jika Kita Menikah Nanti…

Besok malam oknum R harusnya jadi pria paling bahagia. Ia akan bersanding dengan bukan hanya satu, tapi dua wanita. Gue dan teman gue sama-sama nge-book dia untuk digandeng di malam perpisahan Indo-NTU. Bukan karena oknum R begitu membanggakan jadi pasangan, tapi lebih karena dia adalah satu-satunya cowo di kelas Perancis kami yang bisa disabet semalam sebelum acara.

Bercina-cina tapi tidak satu

Masi ingat tukang bersih-bersih Chinese maha rasis yang dibahas di postingan RASIS! ? Si bibi ini sekarang punya musuh baru. Selain Zubaedah, rekan pembersih berdarah Melayu yang jaga lantai bawah dan dituduh tukang ngadu, bibi sekarang lagi melancarkan agresi kepada tetangga gue, seorang mahasiswi dari Cina daratan.