Maklumat Persatuan Tukang Gosip Profesional Tanah Air (PTGPTA)

Kredibilitas dan citra Persatuan Tukang Gosip Profesional Tanah Air (PTGPTA) tercoreng. Seorang kader senior, Oknum R, baru saja dilabrak akibat salah langkah dalam beraksi. Hal ini tentu saja mencoreng nama baik para pegosip sejati yang tergabung dalam PTGPTA, yang terkenal santun dan objektif dalam bergosip.

If you DON’T have it, DON’T flaunt it

Momment Alz-Vous

Kok gue ga ngerti ya? Gue melongo sambil meneliti croissant dengan deskripsi demikian di sebuah gerai roti ternama di Jakarta. Sembari membayar gue terus memikir-mikir. Kedengerannya Perancis, tapi kok gue ga pernah denger? Klo Inggris, lebih ga pernah denger lagi…

Don’t Cha!

Seolah-olah mencari pria Katolik yang mampu mencintai dan dicintai untuk diri sendiri di Jakarta belum sesulit mencari jarum di antara tumpukan jerami, kami berusaha mencari jodoh tersebut bagi guru yoga kami. Setelah menawarkan berbagai instruktor yang ternyata gay, kami menemukan target: lelaki berdarah Brazil yang lewat mata batin para wanita, cukup berpotensi.

Dasar anak kota!

Kemane aje loe?! Sudah hampir tiga minggu gue lebih sering absen dari kegiatan per-online-an. Maklum, gue sedang memikirkan chicklit khusus cowo yang ternyata jadi (excuse). Ditambah gue mendapat tambahan kerja jadi lifestyle editor untuk MSN Singapore (excuse). Si blog ini mau dibukukan (excuse). Dan gue sakit 3minggu penuh (excuse). Okeh, gue harus berhenti membuat alasan. Kalau tidak, the whole post is going to be made up from my excuse and once I stop making excuse, the whole blog is gone.

Batman Returns a.k.a…Balik lagi ngomongin Batman

Gue punya sebuah rahasia. Gue telah memendamnya setahun setelah kejadian berlalu dan gue akan membongkarnya secara umum sekarang:

Gue benci Batman

Cuma Batman doang, kok baru berani ngomong sekarang…Tapi dalam paragraf pertama pun gue yakin ada yang mulai kurang seneng. Coba bayangkan sanksi sosial yang bakal gue terima jika gue menyatakan ini tahun lalu, ketika film ini baru pertama kali rilis.

 

Editor MSN Singapura waktu itu bahkan pernah mengatakan, cuma orang yang gak ngerti film saja yang akan bilang film The Dark Knight itu jelek. Macamnya cuma orang pintar yang minum jamu tertentu. Gengsi dibilang buta film, gue terpaksa setuju membuat review bintang 5 untuk Batman.

Cinta Ketiga: The Kidney Shapes Stone that Moves Everyday

Berapa kali seseorang bisa jatuh cinta dalam hidupnya?

 

Teman gue menjawab empat kali, karena dia bisa punya empat istri. Sex and the City dalam satu episodenya bilang dua, membuat khawatir tokoh utama, Carrie. Jika setiap wanita cuma akan bertemu dua orang pria yang berarti besar bagi hidup mereka, maka Carrie sudah  melewatkan dua kesempatan itu dan berarti harus menghabiskan sisa hidup dalam kesendirian. Dalam versi bioskop, Carrie akhirnya menikah dengan pria yang kedua.

Selamat Malam, Pak Polisi!

Bunderan maut, pk.21.00

Seorang polisi berdiri menghadang di depan mobil. Gue menghela napas panjang. Sekilas gue mengecek sabuk pengaman, jalur titik-titik di jalan dan lampu sen. Entah pasal berapa yang dikenakan malam ini.

“Berdasarkan pasal sekian ayat sekian, UU Lalu Lintas, lampu mobil harus dinyalakan waktu malam,” sang polisi memberi tahu begitu gue meminggirkan mobil.

“Nyala kok, pak! Lihat aja tuh, disini nyala!” gue menunjukkan speedometer yang menyala merah terang.

“Turun dulu deh, lihat di luar itu nggak nyala,” si Polisi maksa.

Apa lampu mobil gue mati? Jantung berdetak kencang, membayangkan 50ribu melayang terbang. “Nyala kok, Pak! Tuuu lihat, Bapak aja kali silau, lampu dari Grand Indo emang terang, Pak, jadinya lampu-lampu lain terlihat ga nyala!” gue berteriak nyaris kegirangan.

“Tadi nggak nyala, kamu baru nyalain kan?” Pak Polisi menuduh.

“Engga, pak, sumpah! Kalau saya baru nyalain, harusnya tadi kan lampu di dashboard ga nyala, tapi kan bapak liat sendiri, nyala. Kalau lampu saya mati sebelah, berarti pas saya turun tetep mati, tapi bapak kan liat sendiri, nyala!” gue beralibi.

“Bapak kamu siapa?” suara pak polisi melunak. Aha!

“Emangnya kenapa  bapak nanya2 ayah saya?” Gue bersikap tengil ala anak jendral.

“Ya bapak kamu jabatannya apa?”

“Ada lah, pak.” Gue tersenyum seolah menyimpan rahasia.

“Ya sudah lain kali nyalakan lampu besar sekaligus.” Pak Polisi membiarkan gue pergi

Arjuna Mencari Cinta di Internet

Sebuah pembicaraan di MSN Messenger…

Nudge!

“Oi, kacang!”

“Duh, sorry-sorry, gue lagi ribet bgt nih.”

“You know, Margie, I feel I’m not being prioritised anymore.”

“Yee..loe siapa! Lagian gue dari tadi online kagak ditegor! Kemana aje loe?”

“Gue juga baru bangun nih,”

“Ya uda, gue makan dulu ya..”

“Oh, kk..”

Siapa loe?

Mulai minggu ini saya, Margareta Astaman akan menjadi guest blogger untuk blog milik Kompas, Kompasiana. Reaksi pembaca setelah sebaris kalimat barusan adalah: Siape loe?

Gue juga bertanya hal yang sama ketika menerima account blog baru tersebut. Gue tuh siapa sih, sambil berusaha menyusun kolom kecil berjudul ‘About’ di bagian atas. Gue yakin para tamu lain tidak ada yang kesulitan menyusun resume: Wakil presiden. Dokter terkenal. Blogger senior. Fotografer kenamaan. Politikus dan artis.

Interviewe(d) by the Playboys

Kenapa sih gue masih tetep aja dibodoh-bodohi laki-laki?! Besok hari kerja dan ini sudah lepas tengah malam. Tapi gue malah terjebak untuk meladeni dua pria yang begitu bernafsu mencela sifat-sifat kaum wanita secara stereotipikal.